BOGOR — Keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan daerah kembali mendapat panggung penting saat organisasi kemahasiswaan UIKA Leaders’ Forum (ULF) dari Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor melakukan audiensi dengan Komisi III DPRD Kota Bogor pada Rabu, 14 Mei 2025. Kegiatan yang berlangsung di ruang Komisi III ini menjadi wadah dialog terbuka antara generasi muda dan legislatif Kota Bogor.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi III dari Fraksi PKS DPRD Kota Bogor, Rozi Putra, yang secara terbuka menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan semangat yang dibawa oleh para mahasiswa.
“Kami sangat mengapresiasi kedatangan dan aspirasi yang disampaikan oleh adik-adik mahasiswa dari UIKA. Ini adalah contoh yang baik dari bagaimana mahasiswa dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah,” ujar Bapak Rozi Putra.
Dalam forum tersebut, para perwakilan mahasiswa menyampaikan berbagai pandangan, mulai dari isu infrastruktur, tata kelola kota, hingga partisipasi publik dalam proses kebijakan. Mereka menegaskan bahwa peran mahasiswa tak sebatas menyuarakan kritik, namun juga ikut hadir sebagai penyumbang gagasan dan solusi.
“Kami datang ke sini bukan hanya untuk menyampaikan keluhan, tetapi juga untuk menawarkan solusi dan berkolaborasi dengan DPRD Kota Bogor dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan berpihak kepada masyarakat, termasuk mahasiswa,” tegas M. Rahmat Hidayat, Presiden Direktur UIKA Leaders’ Forum.
Rozi Putra menyambut baik semangat tersebut dan menilai kehadiran mahasiswa dalam ruang-ruang diskusi kebijakan merupakan bukti bahwa generasi muda Kota Bogor tidak hanya peduli, tetapi juga siap berkontribusi dalam jalannya pemerintahan yang transparan dan berpihak pada rakyat.
“Kami menyambut baik inisiatif ULF dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan semangat kritis yang ditunjukkan oleh para mahasiswa,” ujarnya menambahkan.
Diskusi berjalan dinamis dengan pertukaran ide antara kedua pihak. Komisi III menyampaikan kesiapan mereka untuk terus membuka ruang dialog, termasuk dalam agenda pengawasan program-program pembangunan yang sedang berjalan di Kota Bogor.
Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan strategis antara DPRD dan kalangan mahasiswa, yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi model partisipasi aktif dalam demokrasi lokal. Mahasiswa, sebagai agen perubahan, diyakini memiliki peran penting dalam menjaga arah pembangunan tetap sesuai dengan aspirasi masyarakat.
Views: 4

COMMENTS