Ketua DPRD Kota Bogor Sambut Audiensi Bakomubin, Dorong Kolaborasi Spiritual dan Ekonomi Umat

HomeAnggota DewanDr Adityawarman Adil

Ketua DPRD Kota Bogor Sambut Audiensi Bakomubin, Dorong Kolaborasi Spiritual dan Ekonomi Umat

BOGOR – Upaya membangun sinergi antara lembaga legislatif dan komunitas keagamaan kembali mendapat ruang penting dalam dinamika pembangunan Kota Bogor. Pada hari yang penuh semangat dan kekeluargaan, Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menerima kunjungan audiensi dari Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia (Bakomubin) Bogor Raya di ruang rapat Ketua DPRD.

Dalam pertemuan tersebut, enam perwakilan ulama, dai, dan tokoh masyarakat yang dipimpin langsung oleh Ustadz Wilyudin A.R Dhani menyampaikan gagasan dan harapan terkait peran strategis komunitas dakwah dalam menguatkan kehidupan spiritual dan ketahanan ekonomi umat.

Audiensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan antara DPRD sebagai representasi politik rakyat dengan para tokoh agama sebagai penjaga nilai-nilai moral dan spiritual masyarakat.

Dalam sambutannya, Dr. Adityawarman Adil, yang juga merupakan politisi dari Fraksi PKS, menyampaikan apresiasinya atas langkah aktif Bakomubin yang terus berkontribusi nyata dalam pembinaan umat dan pembangunan karakter masyarakat Kota Bogor.

“Saya berharap pertemuan ini menjadi awal dari kemitraan yang lebih erat antara DPRD dan para tokoh agama, demi mewujudkan masyarakat Bogor yang sejahtera lahir dan batin,” tutup Adityawarman.

Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya peran ulama dan para mubaligh dalam menciptakan iklim sosial yang kondusif, memperkuat ketahanan keluarga, dan menjaga harmoni antarwarga. Ia menilai bahwa tugas dakwah dan pendidikan agama tidak boleh dipisahkan dari upaya membangun kesejahteraan masyarakat.

“Peran ulama dan mubaligh sangat penting, tidak hanya dalam aspek dakwah dan pendidikan agama, tetapi juga dalam memperkuat kohesi sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

“Untuk itu, DPRD Kota Bogor berkomitmen membuka ruang sinergi yang luas, termasuk dalam bentuk dukungan kebijakan dan anggaran yang berpihak pada pendidikan agama, dakwah, dan kesejahteraan masyarakat.”

Sementara itu, Ustadz Wilyudin A.R Dhani menyoroti tantangan umat Islam saat ini yang semakin kompleks, terutama dalam konteks ekonomi keluarga. Menurutnya, umat perlu dibekali dengan kemampuan berwirausaha dan keterampilan ekonomi agar bisa mandiri secara finansial dan tidak tergantung pada sistem yang merugikan.

“Tantangan umat saat ini tidak hanya dalam hal pemahaman agama, tetapi juga dalam membangun ketangguhan ekonomi keluarga,” ungkap Ustadz Dhani.

“Kami mendorong agar ke depan lebih banyak program pelatihan kewirausahaan bagi muslimah, pendampingan UMKM berbasis syariah, serta pengembangan ekosistem halal di Kota Bogor. Ekonomi syariah bukan hanya konsep, tetapi peluang nyata untuk meningkatkan taraf hidup umat secara bermartabat dan berkelanjutan.”

Adityawarman pun menyambut baik dorongan tersebut. Ia menilai bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat sipil seperti Bakomubin sangat penting dalam membangun Kota Bogor sebagai kota yang religius, inklusif, dan mandiri secara ekonomi.

Pertemuan ini menjadi cerminan kuat bahwa pembangunan daerah bukan hanya urusan fisik dan infrastruktur, melainkan juga pembangunan manusia melalui jalur spiritual, moral, dan ekonomi kerakyatan.

Views: 4

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: